Salam Satu Aspal, Salam satu Jiwa, Salam Satu Aspal

Ochid Batavia

Networking Engginer Professional Web Developer Teknical Support

About me

Hello

I'mOchid Batavia

Website Developer and Networking Engginer

Salam Satu Aspal, Salam Satu Jiwa, Salam Persaudaraan. Nama gw Ochid. Muali dari Tahun 1998 saya kenal Dunia cyber dan mulai Nge Blog. Sampai saat ini gw menekuni bagian dari dunia IT yaitu membuat Website dan tenisi jaringan. Bagi yang membutuhkan bantuan, sharing dan berbagi ilmu silahkan hubungi saya melalui kontak yang ada. Hobi gw sampai saaat ini masih Turing Menggunakan Motor yang bahasa kerennya BIKERS. Sejak tahun 2010 sampai sekarang masih tergabung dalam komunitas motor SGC 86 Motorcycle Brotherhood.

experience

Asisten Manager LPIA

2008-2009

Berawaldari staf komputer di LPIA dalam waktu 1 tahun dipercaya memegang Cabang LPIA Sebagai Asisten Manager Cabang oleh Kantor Pusat LPIA.

IT Support

2009-2014

Selama 3 tahun mengabdi di PT Indocater yang merupakan salah satu perusahaan Catering dari salah satu anak perusahaan Media Group

Networing Engginer

2014-Now

Sejak tahun 2014 sampai saat ini masih bergabung di IT Departement Corporate Sentra Medika Group yang ditempatkan di PT. Harapan Bunda Sejahtera

Manager Production

2010-Now

Sejak Tahun 2010 sampai saat ini dipercaya sebagai Manager Production Di Artis Management Artpro Entertainment

service

Easily Customised

Saya membuat Website, system Jaringan, dan Software System yang mudah di custome.

MODERN DESIGN

Dengan Design yang moderen sehingga tetap mengikuti design dan tren masa kini

User Friendly

Sangat mudah dipelajari dan dipahami dan saya pun memberikan pengajaran dan pendampingan kepada client agar dapat mengolah sendiri.

RESPONSIVE DEVELOPMENT

Design yang saya buat dapat berjalan di semua tipe perangkat, sehingga tidak membutuhkan persiapan perangkat tertentu.

USER EXPERIENCE

Akan memberikan pengalaman dan pengetahuan yang baru kepada client secara gamblang terhadap system yang dipesannya.

Lovely Design

Ketika client sudah memahami dalm pengggunaan serta pengembangnya maka system saya sangat disukai

3000

LINES OF CODE

50

COFFEE CUPS

324

BOOKS

1234

GIFTS

Portfolio

Tampilkan postingan dengan label Kompas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kompas. Tampilkan semua postingan

UberTwitter Terpaksa Ganti Nama Jadi UberSocial

WASHINGTON, KOMPAS.com - Tak lama setelah aplikasi UberTwitter diblokir Twitter, Sabtu (19/2/2011), Uber Media selaku perusahaan yang mengembangkannya segera mengubah nama aplikasi tersebut menjadi UberSocial. Dengan menanggalkan nama Twitter sebagai nama aplikasi, UberMedia berharap Twitter segera mengaktifkan lagi aplikasi-aplikasi buatannya.
"Kami telah mengganti nama #UberTwitter menjadi UberSocial. Anda dapat menjumpai kami di @UberSoc," demikian pesan di akun Twitter @UberTwitter yang kini menjadi @UberSoc. Ditambahkan bahwa perubahan nama tersebut sebagai upaya menjaga hubungan baik dengan Twitter.
Sebelumnya, Bill Gross, Founder dan CEO UberMedia, perusahaan yang menggawangi UberTwitter mengatakan bahwa nama UberTwitter adalah salah satu keberatan yang dilayangkan Twitter sebagai alasan untuk menutup akses ke aplikasi tersebut. Selain nama, Twitter juga melarang layanan pemanjang tweet yang selama ini disediakan UberTwitter serta pengubahan link yang menjadi bagian afiliasi di UberCurrrent.
"Twitter juga sudah menyatakan kepada kami bahwa begitu kami lakukan perubahan, mereka akan mengembalikan akses kami ke API mereka. Semua perubahan telah kami lakukan dan Twitter sudah kami beritahu, dan kami menunggu sampai aplikasi tersebut dipulihkan kembali," jelas Bill Gross di layanan tanya jawab online Quora.com.
UberTwitter yang kini menjadi UberSocial adalah salah satu aplikasi untuk mengakses Twitter di bawah bendera UberMedia. Selain UberSocial, ada Twidroyd, Echofon, dan UberCurrent. Bahkan dikabarkan UberMedia telah membeli Tweetdeck, aplikasi Twitter untuk dekstop komputer yang sangat populer.

Facebook Jadi Nama Bayi Perempuan di Mesir

Facebook Jadi Nama Bayi Perempuan di Mesir
KAIRO, KOMPAS.com — Seorang pemuda Mesir memberi nama anak perempuan pertamanya Facebook. Nama Facebook memang sedang naik daun di Mesir selama proses penggulingan Presiden Hosni Mubarak karena dianggap berjasa memobilisasi massa sebelum melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran di Tahrir Square.
Menurut berita yang dilansir surat kabar lokal Al Ahram dan dikutip situs web Tech Crunch, pemuda tersebut bernama Jamal Ibrahim dan berusia 20 tahunan. Anak perempuan pertamanya itu diberi nama Facebook Jamal Ibrahim.
Meski ada YouTube, Twitter, dan Google, yang turut mewarnai perjuangan rakyat Mesir untuk menggulingkan pemerintahan yang otoriter, Facebook yang paling populer. Sejumlah coretan grafiti di dinding menulis "Terima Kasih Facebook" untuk merayakan kemenangan rakyat Mesir.
Bahkan Wael Ghonim, staf Google di Mesir yang sempat ditangkap aparat keamanan selama protes berlangsung, secara khusus menyatakan terima kasih kepada pendiri Facebook Mark Zuckerberg saat wawancara dengan CNN. Ghonim menggunakan halaman di Facebook miliknya untuk menyatakan protes atas kebrutalan polisi yang menghadapi para pengunjuk rasa.
Facebook kini seperti menjadi pahlawan dan idola baru bagi rakyat Mesir. Saat ini diperkirakan ada sekitar 5 juta pengguna Facebook di negara tersebut dan terbesar di antara negara lain di Timur Tengah. Facebook juga mencatat kenaikan produktivitas pengguna dalam sebulan terakhir. Sejak unjuk rasa besar-besaran dimulai 25 Januari 2011, muncul 32.000 grup diskusi dan 14.000 pages dalam waktu dua minggu.
Kini, militer Mesir pun mulai menggunakan Facebook untuk menjalin komunikasi dengan rakyat, khususnya para pemuda yang melek teknologi. Menteri Dalam Negeri Mesir juga sudah memiliki sejumlah halaman khusus untuk memoles citranya kembali.

Eits... Tahun Anjing Akan Beruntung, Lho!

Eits... Tahun Anjing Akan Beruntung, Lho!
JAKARTA, KOMPAS.com — Perayaan Imlek 2562 menandakan bergantinya Tahun Macan Emas dengan Tahun Kelinci Emas. Berdasarkan ramalan fengshui yang dipercaya orang Tionghoa, pada tahun Kelinci Emas, orang yang lahir pada Tahun Kelinci diramalkan kurang beruntung. Begitu pun dengan yang lahir pada Tahun Ayam.
"Yang lahir pada Tahun Kelinci dan Ayam kurang bagus. Hati-hati yang lahir pada tahun kelinci dan ayam," ujar pengusaha Tionghoa, Nyoto Suhardjoyo, di pameran "Gerakan Kewirausahaan Nasional", Jakarta, Kamis (3/2/2011).
Sementara itu, orang-orang yang diramalkan akan beruntung pada Tahun Kelinci Emas ini adalah orang yang lahir pada Tahun Anjing. Dalam budaya Tionghoa, terdapat siklus 12 binatang dalam sistem penanggalan China. Kelinci emas adalah binatang di urutan keempat. Masyarakat Tionghoa percaya, orang-orang yang lahir pada tahun binatang tertentu (Hsiao dalam bahasa Hokkian) memiliki kemiripan sifat dengan binatang yang melambangkan tahun kelahiran mereka.
Terkait dengan ramalan, Nyoto menyampaikan agar orang yang lahir pada Tahun Kelinci Emas dan Ayam tidak perlu gelisah karena diramalkan kurang beruntung tahun ini. Ketidakberuntungan, kata Nyoto, dapat dihapus dengan kebajikan.
"Berbuatlah yang baik agar semua bisa berjalan baik," ujarnya.
Secara keseluruhan, kata Nyoto, berdasarkan fengshui, Tahun Kelinci Emas akan diwarnai dengan bencana alam, permasalahan hukum, dan masalah lingkungan.
"Secara umum tahun ini akan lebih baik," tuturnya.

PLN Siap Beli Listrik dari PLTP Swasta

 
PLN Siap Beli Listrik dari PLTP Swasta
JAKARTA, KOMPAS.com — PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menyatakan kesiapannya dalam membeli listrik dari Pusat Listrik Tenaga Panas Bumi yang dikembangkan pengembang listrik swasta. Dalam membeli listrik dari PLTP itu, perseroan tersebut menerapkan dua opsi, yakni negosiasi bisnis dan penugasan pemerintah.
Menurut Manajer Senior Komunikasi Korporat PT PLN Bambang Dwiyanto, Minggu (30/1/2011), dalam siaran pers di Jakarta, pihaknya siap membeli listrik dari PLTP yang dikembangkan swasta.
Syaratnya, pembelian listrik itu harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku, harga yang wajar, dan prinsip transparansi perusahaan (good corporate governance).
Terkait dengan hal itu, PLN menerapkan dua opsi, yakni opsi negosiasi bisnis. Pada pilihan ini perseroan tersebut mengajak calon pengembang yang memiliki wilayah kerja pertambangan (WKP) untuk bernegosiasi harga jual beli listrik berdasarkan kondisi dan syarat-syarat yang disepakati bersama.
Opsi lain adalah penugasan pemerintah. Jika pemerintah menerbitkan regulasi atau penetapan pemerintah yang memberi penugasan kepada PLN agar menerima hasil tender WKP dengan pemerintah daerah, perseroan itu siap melaksanakan penugasan dari pemerintah tersebut.
Selama ini PLN diminta menandatangani perjanjian jual beli tenaga listrik dengan pengembang sesuai hasil pelelangan pemerintah daerah tanpa negosiasi lagi.
"Kami tidak bisa melaksanakan hal itu karena ketentuan mengharuskan adanya klarifikasi dan negosiasi. Oleh karena itu, PLN tidak bisa menandatangani perjanjian jual beli tenaga listrik atau PPA dengan harga hasil pelelangan yang tidak melibatkan PLN," kata Bambang.
Selain itu, prosedur yang ada mengharuskan proyek itu sudah dibekali dengan dokumen prastudi kelayakan atau studi kelayakan. "Hal ini sangat penting untuk memastikan kapasitas kandungan panas bumi dan agar sesuai dengan Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL)," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, saat ini pemerintah sedang mengembangkan sumber energi primer terbarukan, terutama yang ramah lingkungan untuk dikonversi menjadi energi listrik, salah satunya adalah panas bumi. Indonesia memiliki potensi panas bumi sekitar 27.000 megawatt dan sesuai RUPTL 2010-2019 ditargetkan penambahan kapasitas PLTP sampai 2019 sebesar 5.990 MW atau rata-rata 600 MW per tahun.
Saat ini PLN tengah membangun sejumlah proyek PLTP, yakni PLTP Ulubelu (2 x 55 MW) di Lampung, PLTP Lahendong IV (20 MW) di Sulawesi Utara, dan PLTP Ulumbu (4 x 2,4 MW) di Flores. Perusahaan negara itu juga sedang melaksanakan studi kelayakan untuk PLTP Hululais (2 x 55 MW) di Bengkulu, PLTP Sungai Penuh (2 x 55 MW) di Jambi, serta PLTP Kotamobagu (4 x 20 MW) dan PLTP Tulehu (20 MW) di Ambon.

Pola "Crop Circle" Magelang Mirip Yogya

Pola "Crop Circle" Magelang Mirip Yogya
MAGELANG, KOMPAS.com — Bentuk pola crop circle yang ditemukan di Magelang sekilas mirip dengan bentuk dua crop circle yang ditemukan di Yogyakarta. Sebelumnya sejumlah penggiat komunitas pengamat unidentified flying object menilai pola tersebut mirip lambang cakra muladhara, pusat metafisis tubuh dalam ajaran Hindu.
Pola aneh di Magelang tersebut berupa lima bulatan berjejer. Satu di antaranya berada di tengah lebih besar dari empat lainnya. Empat bulatan kecil berdiameter sekitar 2,5 meter, sedangkan bulatan tengah berdiameter sekitar 5 meter. Pada bulatan terbesar tampak seperti sebuah cincin bergerigi di bagian tepi. Kelima bulatan ini berjejer dengan panjang sekitar 20 meter.
Lingkaran misterius tersebut ditemukan di sawah milik KH Yasin, pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Mubtain di Dusun Kumbangan, Desa Banyusari, Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang. Bentuk misterius itu diketahui pertama kali oleh salah satu santrinya bernama Irfan (17) sejak Sabtu (29/1/2011) lalu.
Irfan mengatakan, sebelumnya tidak mengetahui ada tanda-tanda aneh. Namun, berdasarkan informasi dari seorang teman santri, Muhaimin, kata Irfan, pada malam sebelumnya di lokasi itu terjadi puting beliung. "Warga Dusun Wonosari juga membenarkan adanya puting beliung pada Jumat (20/1/2011) malam, sekitar pukul 23.00 WIB," katanya.
Fenomena yang sebagian masyarakat menganggap sebagai jejak UFO ini membuat warga sekitar berduyun-duyun mendatangi lokasi untuk melihatnya. Untuk mengamankan lokasi, aparat kepolisian dari Kepolisian Sektor Tegalrejo memasang garis polisi mengelilingi lahan tersebut. Kepala Polsek Tegalrejo Ajun Komisaris I Wayan Sudiarta mengatakan masih akan melakukan penyelidikan terkait dengan penemuan crop circle tersebut.

Smartphone Android Bisa Jadi Satelit Luar Angkasa

KOMPAS.com — Ponsel android mungkin kelak tak hanya berfungsi sebagai smartphone atau ponsel pintar. Sebuah perusahaan pengembang satelit di Inggris punya rencana edan karena berencana menggunakan ponsel android sebagai otak satelit.

Percobaan tersebut saat ini sedang dilakukan oleh Surrey Satellite Technology Limited (SSTL) di Guildford, Inggris, sebagai bagian dari inisiatif menggunakan kemajuan teknologi untuk membuat biaya satelit menjadi lebih murah.

Ide dari proyek ini memang masuk akal. Sebagaimana dilansir BBC, pihak SSTL menilai smartphone modern sangat luar biasa setelah dilengkapi prosesor 1 GHz dan memiliki memori yang berkapasitas besar, apalagi ponsel android yang memiliki slot SD card tambahan.

Dalam hal ini, sebuah smartphone sebanding dengan komputer mini—dengan catu-daya mandiri, antarmuka input-output, dan komunikasi radio—artinya sangat mirip dengan komponen utama sebuah satelit. Bedanya, satelit membutuhkan hardware yang telah dirancang khusus langsung pada tingkatan CPU, peralatan elektronik yang memiliki ketahanan yang memadai untuk berada di ruang angkasa dan sistem piranti genggam—yang secara keseluruhan, biaya proses perancangan dan pembuatan satelit menjadi sangat mahal.

Untuk misi ringan dan sederhana, sebenarnya nano-satellite (satelit mini) sudah jauh lebih murah dibandingkan dengan satelit biasa—terutama biaya pengiriman ke angkasa. Namun, inovasi yang dikembangkan oleh SSTL ini akan naik setingkat di atasnya, yaitu dengan mengombinasikan satelit berukuran nano dengan smartphone.

SSTL sama sekali tidak akan melakukan perubahan atau penyesuaian apa pun pada smartphone berbandrol resmi 450 dollar AS yang dipakai. Mereka hanya akan mengaitkannya pada sirkuit satelit dengan menggunakan konektor standar. Sebuah kamera akan dipasang di dalam satelit (STRaND 1) yang menghadap ke layar smartphone untuk memastikan satelit berfungsi dengan baik dan mepermudah pengawasan dari markas.

Bagaimana cara kerjanya?

Pertama, STRaND akan bekerja menggunakan kemampuan elektronik dan kontrol perangkat kerasnya sendiri, lalu akan membawa peralatan eksperimen lain, termasuk kamera yang akan mengambil gambar bumi dari atas.

Selanjutnya STRaND akan memeriksa apakah handphone android masih berfungsi atau tidak. Jika perfungsi, handphone android akan mengambil alih kendali (diakui oleh SSTL, untuk fungsi ini mereka merancang aplikasi khusus yang diinstalasikan di dalam handphone android). Selanjutnya, satelit yang sudah diambil alih sepenuhnya oleh handphone android akan megatur posisi dengan menggunakan fungsi GPS yang ada di dalamnya, lalu mengendalikannya dengan gyros dan plasma jet mini. Handphone juga akan mengambil gambar satelit itu sendiri dari orbitnya.

Doug Liddle, Kepala Lab Sains SSTL, menjelaskan, mereka telah melakukaan uji terhadap handphone android di dalam ruang kedap udara di bumi untuk mengetahui apakah handphone tahan jika nanti terpapar kondisi yang tidak sama dengan bumi. Handphone Google android dinyatakan lolos—diperkirakan akan tahan berada di ruang angkasa selama setahun non-stop. Doug dan kelompoknya meyakini, peluncuran pertama yang akan diselenggarakan kuartal ketiga tahun ini akan berjalan dengan baik.

Mengapa temuan ini menarik? Jika eksperimen ini berhasil, akan ada babak baru dalam dunia persatelitan dengan biaya yang lebih hemat—hingga ratusan ribu poundsterling (dari sekitar 10 juta poundersterling) untuk misi-misi sederhana yang kecil. Teknologi satelit semakin penting peranannya dalam kehidupan kita di masa-masa yang akan datang. Tentu saja penemuan ini sangat penting dan strategis. (KOMPASIANA/Gusti Bob)

Beberapa Minggu Lagi, Alamat Internet Habis

Beberapa Minggu Lagi, Alamat Internet Habis
KOMPAS.com - Alamat Internet akan habis dalam beberapa minggu, menurut salah satu penemu Internet pekan lalu. Alamat Internet yang dimaksud adalah alamat protokol Internet (IP address).
Vint Cerf, yang turut mendesain alamat protokol Internet tersebut, mengatakan kalau Internet saat ini hanya dapat menampung 4,3 miliar alamat. Cerf menyebutkan kalau alamat ini akan terpakai seluruhnya dalam beberapa minggu ke depan.
Cerf mengakui kalau pada saat mendesain alamat internet protokol, ia tidak menyangka jumlah 4,3 miliar tidak cukup.
"Ini 'kesalahan' kami, para pendesain. Kami pikir Internet adalah sebuah eksperimen dan untuk eksperimen kami kira jumlah 4,3 miliar saja sudah cukup." kata Cerf yang juga wakil presiden Google dalam sebuah wawancara.
Cerf membuat protokol IPv4, versi protokol yang sekarang ini menghubungkan komputer-komputer ke Internet di seluruh dunia, pada tahun 1977 sebagai bagian dari sebuah eksperimen saat bekerja untuk Department of Defense. Pada tahun 1981, IPv4 beroprasi penuh.
Alamat protokol Internet berupa urutan angka-angka. Angka-angka itu unik pada setiap komputer atau perangkat lain--termasuk ponsel dan perangkat bergerak lainnya--yang terhubung ke internet. Peningkatan jumlah perangkat yang terhubung ke Internet inilah yang menyebabkan percepatan habisnya alamat protokol. Bukan hanya komputer dan ponsel, televisi yang terhubung ke Internet pun mulai tersedia di beberapa negara.
Alamat protokol Internet ini berbeda dengan alamat situs web. Alamat situs web dikenal dengan "nama domain".
Untuk mengatasi krisis ini, protokol baru IPv6 sedang dipersiapkan. Alamat IP baru ini dapat menciptakan triliunan alamat internet. Saat ini, IPv6 sudah dapat bekerja di semua sistem operasi besar meskipun belum seluas IPv4. (National Geographic Indonesia/Alex Pangestu)

Ini Alasan Hakim Memvonis Enteng Gayus

Ini Alasan Hakim Memvonis Enteng Gayus
JAKARTA, KOMPAS.com — Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (19/1/2011), tidak mengabulkan tuntutan jaksa agar terdakwa Gayus Halomoan Tambunan dibui selama 20 tahun dan didenda Rp 500 juta, subsider enam bulan kurungan.
Majelis hakim justru menghukum tujuh tahun penjara dan denda Rp 300 juta, subsider tiga bulan kurungan, terkait empat perkara korupsi yang menjerat Gayus.
Lalu, apa yang membuat hakim memvonis enteng Gayus, berbeda dengan jaksa yang tidak melihat ada hal-hal yang meringankan?
Albertina Ho, ketua majelis hakim, mengatakan, pihaknya telah mempertimbangkan dari segala segi, baik kepentingan masyarakat, negara, maupun terdakwa. Pihaknya, kata dia, tidak hanya mempertimbangkan apa yang timbul dalam masyarakat akibat perbuatan terdakwa. "Tapi juga peran terdakwa dalam terjadinya tindak pidana," ucap Albertina.
Dikatakan Albertina, Gayus tidak bertanggung jawab sendirian terkait kelalaiannya saat menangani keberatan pajak PT Surya Alam Tunggal (PT SAT) di Direktorat Jenderal Pajak. Menurut hakim, atasan Gayus secara berjenjang seharusnya mengoreksi usul Gayus untuk menerima keberatan pajak PT SAT.
Begitu pula perihal rekayasa kasus penyidikan asal-usul uang Rp 28 miliar yang berujung pada vonis bebas Gayus di Pengadilan Negeri Tangerang.
Menurut hakim, kasus itu menjadi tanggung jawab bersama dengan para terdakwa lain, yakni Kompol Arafat Enanie, AKP Sri Sumartini, Haposan Hutagalung, Lambertus Palang Ama, Andy Kosasih, dan Muhtadi Asnun.
Terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi soal uang Rp 28 miliar di rekening Gayus, kata Albertina, hakim tidak dapat menghukumnya lantaran tidak ada dalam dakwaan dan belum dibuktikan di persidangan.
Hal-hal yang meringankan lain, majelis menilai Gayus memberikan keterangan yang jujur dalam hal-hal tertentu sehingga memperlancar jalannya persidangan. Selain itu, Gayus belum pernah dihukum, dan mempunyai anak-anak yang masih kecil yang memerlukan perhatian dan kasih sayang. "Relatif masih berusia muda dan diharapkan dapat memperbaiki kelakuan di kemudian hari," ucap Albertina.
Adapun hal yang memberatkan Gayus, menurut hakim, perbuatan Gayus bertentangan dengan program pemerintah dalam penyelenggaran negara yang bersih dan bebas dari KKN. "Perbuatan terdakwa sebagai pegawai negeri sipil pada Ditjen Pajak menghambat pemasukan pajak yang sangat diperlukan untuk pembangunan nasional," tambah dia.

Country Of Viewer

free counters

networkedblogs

Popular Posts

testimonial

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Larry Page

CEO of Google

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Steve Jobs

CEO of apple

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat.

Mark Zuckerberg

CEO of facebook

Ochid Batavia
+62-812 1250 2007
Jakarta, Indonesia

SEND ME A MESSAGE

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *